ada SISI lain untuk semua CERITA…

cuma sebuah depersonifikasi dari jiwa-jiwa yang malang-melintang di dunia…

coming of age.

with 3 comments

Kata-kata yang indah tidaklah perlu. Sungguh menyenangkan hati hingga waktu pun terlupakan.

Ah, seandainya video Ngkeng Boys di youtube suara rekamannya bagus, mendingan upload yang itu. Tapi biar jelas kasih denger versi Indo aslinya aja deh.

Entah kenapa di akhir tahun yang basah oleh hujan terus-menerus di Pontianak, suasana hati ikutan tak menentu. Gak mellow kok, tenang aja. Uda mau tutup tahun gini. Emangnya refleksi akhir tahun harus mellow ya? Tapi kalau refleksinya ceria nanti jadinya ngelawak.

Itu lagu di atas, bagus banget yah. Biar kata lagu anak2, tiap kata yang diuntai kedengaran nyata. Mungkin cuma sedikit dari kita yang cuma bisa punya sahabat impian waktu kecil. Mungkin sedikit lebih banyak dari kita yang cuma punya sedikit sahabat waktu kecil. Mungkin lebih banyak lagi dari kita yang pernah ditinggal sahabat. Mungkin sebagian dari kita jadi menarik diri, sementara sebagian lagi jadi takut sendirian. Hal masa kecil kaya gitu yang biasanya bakal kebawa ampe kapanpun. Disadari ato nggak, makin dewasa kita, tiap kata di lagu2 kaya gitu justru makin kedengaran jujur.

Tau ga sekarang malah kepikiran apa? Kata ex-BFF gw, film di bawah ini cocok buat jomblo. Makanya dia suruh gw nonton (sialan!). Tapi abis ditonton, rasanya ni film cocok2 aja buat semua orang yg mulai ribet soal relationship, especially BGR. Bener banget kalo over-exposure ke lagu2 barat romantis dan mis-interpretasi film The Graduate bisa bikin orang jadi berlebihan nanggepin cinta. Bener pula kalo pengalaman buruk soal hancurnya hubungan orang tua bisa bikin orang anti sama komitmen.

It’s bitterly realistic like Little Miss Sunshine or Juno, all are smart and mature and true to some extend. It’s not something that always happen, but it’s the things we think but do not say – in Jerry Maguire’s term.

Salah satu quote yg cukup catchy

Darling, I don’t know how to tell you this. But… there’s a Chinese family in our bathroom.

– Tom Hansen, (500) Days of Summer

Eh itu sih salah satu line paling lucu kalo dibawa in-context . Yang udah nonton dan suka tu pelem pasti senyum2 sendiri. Yang belum buruan gih cari. Tapi kalo yang nancep tuh ini.

Lonelines, it’s underrated.

– Tom Hansen, (500) Days of Summer

Nah, seberapa parah si loneliness ampe dia bisa underrated gitu? Yang jomblo2 jangan sedih ya. Mnurut gw sih loneliness itu overrated kok. Kenapa? Sama kaya orang ga suka makan kacang dan orang alergi kacang. Ga suka makan kacang doang ga bikin lu ngalamin anaphylactic shock kan? Eh tapi sebaliknya juga loh dengan cinta. Ibaratnya suka es krim ama ketagihan es krim, cinta dan obsesi adalah dua hal yang berbeda. Kadang kita suka makan es krim, tp ga berkeberatan kalo ga ada es krim ato ga bisa makan es krim kalo lagi bokek. That means you’re just not that into ice cream. Nurut gw sih cinta itu lebih kaya quote di pelem Rumor Has It.

I didn’t come here to tell you that I can’t live without you. I can live without you. I just don’t want to.

– Sarah, Rumor Has It

Yah intinya, loneliness itu overrated kok. Bahkan cinta juga overrated, tergantung gimana ngeliatnya aja. Yang underrated tuh orang2 yang berjuang buat ngehadapin kesendirian dan orang2 yg berjuang buat ngerasain cinta itu.

Btw, you know what else is underrated? Iron and Wine.

Ada 3 lagu I&W yang pernah gw denger. Satunya Passing Afternoon yg dimaenin di finale House season 4. Yang kedua, Such Great Heights, OST film yg underrated juga The Garden State. Yang ketiga ini, OST Twilight (yg gw rada suka di bbrp bagian, sejujurnya). Rasanya lagu2nya dia penuh lamentation yang mayan cocok buat renungin setaun yang panjang ini. Asal jangan jadi mellow aja yah. Objektivitas itu seringkali penting, meskipun perasaan mellow itu kadang nyaman.

Oh ya, my deepest condolences for the 4th president of the Republic of Indonesia who’s just passed away today. I think he’s sometimes underrated, too.

Cheers,

Jonx

Advertisements

Written by dj

December 30, 2009 at 10:01 pm

Posted in Uncategorized

3 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. emg loneliness aka jombloness in ur context rada overrated.
    dipikir2 enakan jomblo sie 😥 hix
    si jonx jd somse skrg

    jeanny

    December 31, 2009 at 1:57 am

  2. mr djong ternyata emo juga yaa?
    XD
    hahaha

    kev

    January 14, 2010 at 3:49 am

  3. hahaha… kadang2 memang begitu :p

    jonx

    January 14, 2010 at 7:12 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: