ada SISI lain untuk semua CERITA…

cuma sebuah depersonifikasi dari jiwa-jiwa yang malang-melintang di dunia…

Archive for June 2009

quick facts/opinions

with one comment

oh crap! Udah dari berapa minggu berencana mau bikin sesuatu yang useful, tapi ga jadi jadi juga. Sibuk? Kaga juga tuh. Males? Tiap hari kerjanya males2an masa masih males. Ga ada ide? Itu dia! Ga juga sih… ide sih ada cuma caranya itu. Visualisasinya itu. Gak ada. Mau ngelucu tp lagi ga punya sense of  humor. Mau bikin yang artistik, lg ga punya sense of artistry (emang kapan punyanya?). Mau bikin sesuatu yang cool, Pontianak panas bener (ga ada hubungan sih, but stil…) Mau beli kamera digital nih.  Mau bikin visualisasi. Pinjem duit dong. Kalo bisa minta… Seseorang… Siapapun…

Ya sudah, bikin quick facts/opinions aja yuk… tiba2 kepikiran nih… Here goes:

I think Transformers: Revenge of The Fallen has a team of geniuses who worked on the superbly done CGI effects. The score is cool. The storyline is rather crappy. Megan Fox is (don’t get me started with Megan) you know…. She’s smoking hot, and I mean HOT . I won’t care about monogamy or chastity if I could get a shot at hitting on her. Oh no, I’m kidding. I believe in monogamy and no-sex-before-marriage thingy. Or do I? *wink wink*

Oh, I could’ve picked hotter pict, but I guess you have your own google so this will do. 😉

I read about Jacko’s telling Lisa-Marie Presley about how he was scared of ending up like her daddy Elvis. Being dead in such a way. Well, I guess there’s a price to pay for this kind of super-stardom. Look at him or Elvis Presley or Marlon Brando or Kurt Cobain. I think his Thriller video clip is kinda a cult genius, or something like that. I like him much better in the 80s. Oh may he rest in peace.

I wish he had stayed this way.

Saya pikir Ibu Mega itu punya pengaruh yang kuat sebagai tokoh dan pemimpin, meskipun sering tampak tidak paham benar apa yang sedang ia bicarakan. Saya pikir SBY itu sistematis dan teroganisir, meskipun kadang terasa kurang tajam dan tegas. Saya pikir JK itu tahu benar soal ekonomi, meskipun sepertinya bisa dapat peran di Srimulat. Saya pikir presiden yang cocok buat Indonesia saat ini masih SBY.

dipilih dipilih…

Saya sedih dengan media di Indonesia. Sepertinya yang menarik bagi mereka cuma tiga hal: orang miskin yang dizalimi dan rumah tangga orang dan orang miskin yang dizalimi. Ah, saya menyebut orang miskin dua kali. Yang satu sih miskin harta. Yang lainnya itu loh, miskin jiwa. Kasihan benar bangsa ini. Satu-satunya hiburan dari sesaknya himpitan ekonomi ya televisi. Dan apa yang ditawarkan televisi kita? Liputan menyeluruh tentang bagaimana kasihannya mbak Prita masuk penjara tanpa sempat bertemu anaknya yang masih kecil-kecil. Kasihan sih, tapi bukannya ngomongin masalah Health Care di Indonesia yang ancur-ancuran lebih penting ya? Plis donk…  Ah, ga usah mulai deh soal mbak Manohara. Mungkin dia bener-bener dijahatin sih, but still… Yah paling nggak ngomongnya lebih bener dari Cinta Laura sih, aksen Jerman beda kali yah? Sudah ah, pusing saya… Mendingan nonton Silet aja besok. Paling ngga produsernya ga pura-pura, emang tayangan gosip-gosip begituan kok, napain sok disamarkan jadi berita serius. Eh bukannya Silet emang sok serius ya? Ah, mungkin itu parodi. Negara ini penuh parodi ya…

dia mirip Ayu Azhari versi ndut ga si?

And I’m currently listening to Bob Marley’s Small Axe. It has a good message, as Marley’s songs always have. This one is about (I think) rising up against the oppressing power or lofty high class people while you are small and underappreciated . Story of my life. Well, not really.

So If you are the big victory we are the small axe. Ready to cut you down, cut you down.


Advertisements

Written by dj

June 30, 2009 at 1:10 am

Posted in Uncategorized

tajuk rencana – karena isinya baru rencana…

with 5 comments

Sudah saatnya halaman ini diperbaharui. Sudah ga relevan lagi. Sudah lama pula gw berencana mencari format dan style yang kayanya cocok. Tapi ga ketemu juga… he..he… Akhirnya gw putuskan untuk merencanakan sesuatu yang agak eksperimental dan ngerasa butuh kamera digital buat mulai itu. Tapi apa boleh buat, keadaan kantong tidak memungkinkan meskipun baru kelar Industrial Attachment lantaran sebagian besar duitnya udah nemplok di gigi… hihihi… Karena itu, untuk sementara, semua visualisasi yang ada bakal gw colong sadur dari fotografer-fotografer hebat di dunia maya sana. Untuk postingan pertama ini, gw mau percobaan dulu yah. Jadi sekarang gw mau cerita yang ringan aja tentang keadaan gw sekarang (ga penting sih, tapi sekali-sekali blog isinya begini bolehkan?

Jadi nih, sekarang gw lagi menikmati libur yang panjang panjang sekali di Pontianak. Di mana itu? Tepat di garis khatulistiwa. Trus kenapa? Ya PANAS dong *masa’ ya panas lah*!!! Ini minggu ketiga gw di Ponti, berat gw udah naik tiga kg dan sambil menulis postingan ini, ada tiga kipas angin yang berputar kencang buat sedikit mengurangi kegerahan siang ini. Bayangkan aja gimana panasnya, lebih tiga puluh derajat sepertinya. Tapi biar bagaimanapun, seperti kata pepatah, hujan es di negeri orang tetap lebih baik kepanasan di rumah sendiri. Paling ngga’ di kota damai nan kecil ini (yeap, nyebutnya harus damai nan kecil bukan kecil nan damai) gw bisa tidur tenang, makan kenyang, sambil duduk manis dan membaca novel dengan elegan di hadapan laptop yang sedang menyiarkan junk dari milis-milis dan facebook. Seperti kata seorang pria berjubah merah yang bisa terbang, ini yang namanya menikmati hidup! 🙂

Photo by Freddy Hernawan

ini loh Pontianak, sampai umur 11 tinggal di deket gedung L.A itu

Photo by Freddy Hernawan

Dan sekarang, gw lagi bingung gimana caranya ngatur foto buat postingan ini. Perasaan dulu bisa-bisa aja, apa karena internet di sini yang rada lemot atau gw yang tambah bego satu semester ga sekolah, ya?

Biar gw coba dulu deh. Nanti kalau sudah bisa, barulah dicoba postingan eksperimental pertama kita. Anggap aja sebagai Holiday Project 2009. Bagus jeleknya ga tahu deh. Namanya eksperimental. Ya kan???

Written by dj

June 10, 2009 at 3:33 pm

Posted in daily